CEO wanita dari desa
25 ตอน
Ayu Wijaya diterima di Universitas Harapan Bangsa, tetapi orang tuanya memilih membelikan Bemo untuk adiknya daripada membayar kuliahnya. Paman San dan Bibi San membiayai pendidikannya. Dia bekerja sambil belajar, setelah lulus mendirikan perusahaan, tetapi menjadi buta karena kecelakaan mobil. Namun, dia tidak pernah menyerah. Dia mendirikan 'Yayasan Beasiswa Santoso Wijaya' atas nama pamannya, membantu gadis dan anak-anak.