Narto Drama
Suportahan ang Narto Drama sa pamamagitan ng no-ads subscription. I-click dito para mag-subscribe.
0:00 0:00
Sistem Pembasmi Iblis dan Pelahap Siluman
Episode 14 of 60
Sistem Pembasmi Iblis dan Pelahap Siluman
Sistem Pembasmi Iblis dan Pelahap Siluman
Playable: 60 | Total DB: 60
Seorang transmigran bernama Egi Barata bergabung dengan Biro Pembasmi Iblis di Dinasti Wihita. Dia terikat dengan sistem “Sistem Pembasmi Iblis dan Pelahap Siluman”, yang membantunya mempelajari berbagai teknik kultivasi. Dengan kekuatan Petir Api, dia menebas siluman pohon berusia ribuan tahun, serta dengan kecerdikannya menggagalkan konspirasi Sekte Teratai Merah, Dari prajurit biasa, dia bangkit melawan takdir. Menghadapi berbagai krisis seperti teknik boneka kertas, ilusi dalam lukisan, hingga kelahiran janin iblis, dia bertarung bersama rekan-rekannya seperti Sena Tirta dan Valen Olan. Di tengah aura siluman yang penuh tipu daya, mereka menguak kebenaran, menghancurkan Malapetaka Hitam, menumpas Empat Vajra, dan membantai sarang Sekte Teratai Merah. Akhirnya, dia naik pangkat dari komandan regu menjadi komandan kompi, memegang kekuasaan besar dalam membasmi iblis, dan dengan tubuh manusia, mengukir legenda menjadi suci lewat pembantaian iblis.
Subtitle
On
Off
32px
Top
Middle
Bottom

Sistem Pembasmi Iblis dan Pelahap Siluman Episode 14 - Free Streaming

Synopsis Sistem Pembasmi Iblis dan Pelahap Siluman: Seorang transmigran bernama Egi Barata bergabung dengan Biro Pembasmi Iblis di Dinasti Wihita. Dia terikat dengan sistem “Sistem Pembasmi Iblis dan Pelahap Siluman”, yang membantunya mempelajari berbagai teknik kultivasi. Dengan kekuatan Petir Api, dia menebas siluman pohon berusia ribuan tahun, serta dengan kecerdikan...

Watch Sistem Pembasmi Iblis dan Pelahap Siluman episode 14 on Narto Drama with free streaming.

See the complete episode list on the detail page for Sistem Pembasmi Iblis dan Pelahap Siluman.

Related tags: #Dewa Perang, #Anime, #Kebangkitan, #Konflik Keluarga dan Negara

More Dramas

frontend.common.loading